Sistem Informasi Pada Restoran Cepat Saji
PIZZA HUT
A. PROFIL SINGKAT PERUSAHAAN
Pizza Hut merupakan salah satu perusahaan waralaba yang berdiri pada tahun 1958, dan dinobatkan sebagai “The Best Company to Work For” di Dallas by D magazine (Januari 2000) serta merupakan perusahaan nomor satu dalam rantai distribusi pizza di Amerika menurut Restaurant & Institutions “2001 Choice in Chains” survey. Pizza Hut dikenal seagai pemimpin pasar dengan penjualan $25 milyar pizza category semenjak tahun 1971. Pizza Hut adalah restoran berantai dan waralaba makanan internasional yang mengkhususkan dalam pizza.
Dari sebuah kedai pizza kecil dan sederhana, Pizza Hut tumbuh menjadi jaringan restoran pizza terbesar di dunia dengan lebih dari 5.600 restoran di 97 negara.
Di Indonesia, Pizza Hut membuka restoran pertamanya tahun 1984 di Gedung Djakarta Theatre, daerah Thamrin, Jakarta. Tahun 2000, restoran Pizza Hut pertama ini dipindahkan ke Gedung Cakrawala di area yang sama, hingga sekarang. Kini, Pizza Hut mempunyai lebih dari 200 restoran yang tersebar di 22 propinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Abepura.
Nilai-nilai Organisasi Pizza Hut
Pizza Hut Indonesia menjadikan 4 nilai berikut sebagai dasar dalam menjalankan organisasi, juga dalam membangun relasi dengan pelanggan, mitra usaha dan pemegang saham.
1. Integritas
Kita jujur dalam berpikir dan bekerja, dapat dipercaya, tulus dan bersikap profesional saat berhubungan dengan rekan kerja, pelanggan dan para supplier.
2. Keunggulan
Kita melakukan pekerjaan yang lebih dari sekedar panggilan tugas, melakukan lebih dari apa yang diharapkan orang lain. Kita terus berjuang untuk perbaikan dan teliti dalam segala hal. Jalankan tugas dengan rela dan hadapi segala tantangan yang ada untuk mencapai standar yang tertinggi.
3. PertumbuhanUsaha
Kita akan mengembangkan diri dan memperoleh keuntungan dengan cara menjadi ‘Casual Dining Restaurant’ yang terbaik. Kita berjuang untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, berbagi keterampilan dan belajar bersama dengan rekan kerja kita, sehingga kita berkembang bersama, baik secara individu maupun organisasi.
4. Keuntungan
Kami selalu berusaha sedapat mungkin memberikan keuntungan kepada para pemegang saham dengan pengawasan dan peningkatan usaha penjualan.
Visi dan Misi PIZZA HUT
• Visi
menjadikan Perusahaan berkembang dengan kerja keras, kerja sama antar karyawan.
• Misi
semangat dalam bekerja agar mendapatkan hasil yang memuaskan
melayani customer dengan baik
Menerima Kritik dari customer agar perusahaan dapat menjadi lebih baik
openmain terhadap segala hal
Struktur Organisasi
Manager Area
Manager Training
Manager Outlet
Shift Leader
Hasil kegiatan
Dari pemaparan informaasi singkat diatas maka dapat dikatakan bahwa perusahaan PIZZA HUT telah menggunakan atau mengaplikasikan Sistem Informasi Manajemen dengan begitu jelas sehingga dapat membuat perusahaan ini berkembang begitu pesatnya di berbagai pelosok negara. Oleh karena itu, akan lebih jelasnya perusahaan PIZAA Hut ni di paparkan dengan salah satu Evaluasi SIM sebagai berikut:
Value Chain Assesment
Value chain menggambarkan kegiatan-kegiatan yang mengambil tempat dalam bisnis dan berhubungan mereka untuk analisis kekuatan kompetitif bisnis. Michael Porter menyarankan bahwa kegiatan bisnis dapat dikelompokkan dalam dua:
• Primer: mereka yang secara langsung berkaitan dengan menciptakan dan memberikan produk (perakitan komponen misalnya),
• sekunder: yang sementara mereka tidak secara langsung terlibat dalam produksi, dapat meningkatkan efektivitas atau efisiensi (misalnya manajemen sumber daya manusia). Hal ini jarang terjadi untuk sebuah bisnis untuk melakukan semua kegiatan utama dan pendukung.
Value Chain Assesment adalah salah satu cara untuk mengidentifikasi kegiatan yang terbaik dilakukan oleh bisnis dan yang terbaik diberikan oleh orang lain
Menghubungkan Analisis Rantai Nilai untuk Keunggulan Kompetitif. Apa yang menjadi aktifitas melakukan bisnis secara langsung terkait untuk mencapai keunggulan kompetitif. Sebagai contoh, sebuah bisnis yang ingin mengungguli kompetitornya melalui membedakan dirinya melalui kualitas yang lebih tinggi harus melakukan kegiatan rantai nilai yang lebih baik daripada oposisi. Sebaliknya, strategi yang didasarkan pada mencari kepemimpinan biaya akan memerlukan pengurangan biaya yang terkait dengan kegiatan rantai nilai, atau penurunan dalam jumlah total sumber daya yang akan digunakan. Dapat di lihat pada gambar berikut di bawah ini terkait Value Chain Assesment.
Di Pizza Hut mempunyai banyak fasilitas yang berbeda di setiap cabangnya yaitu banyaknya meja makan, ukuran tempat atau gedung Pizza Hut tetapi dalam penyajian itu mengutamakan kesamaan rasa dan ke lezatan yang sama dari pusatnya maka ada standar taste. Fasilitas yang utama pada saat ini yaitu sistem order atau pesan makanan melalui hotline khsusus dan akan diantar ke rumah. Sebagai tempat makan yang besar atau dapat juga disebut restorant besar maka Pizza Hut banyak sekali costumer yang datang untuk makan disini, apabila semua tempat penuh maka costumer harus mengisi waiting list dan ini sangat membuang - buang waktu costumer sehingga harus menunggu tempat yang kosong dan harus menahan lapar dengan posisi berdiri.
Langkah langkah dalam value chain assesment di bagi menjadi tiga bagian atas analisisnya yakni:
• Memecah pasar atau organisasi menjadi kegiatan utama dibawah setiap judul utama dalam model
• Menilai potensi untuk menambah nilai melalui keunggulan biaya atau diferensiasi, atau mengidentifikasi kegiatan saat ini dimana bisnis tampaknya pada kerugian kompetitif perusahaan.
• Tentukan strategi dibangun sekitar berfokus pada kegiatan dimana keunggulan komppetitif dapat dipertahankan oleh perusahaan.
Dalam rangka menghadapi kondisi pasar dan persaingan yang selalu dinamis, Pizza Hut menerapkan informasi sistem yang dapat menunjang daya saing, diantaranya berinvestasi pada sistem Point of Sale dan operasi toko secara otomatis serta membuka toko secara on line (www.pizzahut.com) di jaringan internet. Sistem informasi ini dapat digunakan sebagai senjata untuk menjangkau konsumen dimana saja berada, sesuai dengan slogannya yaitu “to be wherever our customer are”, yang pada nantinya tentu saja dapat meningkatkan penerimaan perusahaan.
Berikut adalah konsep-konsep yang dilakukan oleh perusahaan PIZZA HUT terkait evaluasi SIM.
SISTEM INFORMASIPenjelasan mengenai sistem informasi yang digunakan oleh Pizza hut dapat dijelaskan pada uraian berikut.
Tipe sistem informasi yang digunakan oleh Pizza Hut adalah:
1. Operating Support System
Merupakan suatu sistem yang menghasilkan berbagai produk informasi untuk keperluan internal dan eksternal yang menunjang kegiatan operasi.
Transaction Processing System (TPS)
TPS yang digunakan oleh Pizza Hut adalah Point of Sale (POS) System, yaitu suatu sistem yang menggunakan terminal elektronik cash register untuk menyimpan dan mengirim data entry penjualan pada semua jaringan yang langsung terhubungi dengan komputer pusat dan dapat diproses untuk keperluan cepat atau periodik. Point of Sale adalah bagian yang palng vital dalam proses operasional, transaksi dengan konsumen yang melibatkan interaksi langsung dengan pelanggan dan data base perusahaan secara simultan, kemampuan hardware dan software yang dapat diandalkan merupakan faktor kunci kelangsungan operasional.
Pada prinsipnya sistem operasional Pizza Hut merupakan aliran kerja yang
diterjemahkan secara baku ke dalam proses otomatisasi. Pesanan pelanggan diterima oleh sistem point of sale (order station) yang akan dicatat oleh makaline station sebagai pengumpul data kolektif dari beberapa order station. Kemudian pesanan pelanggan akan diproses langsung oleh kitchen dengan hardcopy document transaksi sebagai perintah kerja. Semua data transaksi akan tersimpan didalam file server, sedangkan driver routing diperlukan sebagai pengawas kegiatan operasional yang akan dipantau langsung oleh headquater melalui jaringan WAN.
2. Management Support System
Merupakan sistem yang dapat menyediakan manager end-user akan suatu produk informasi yang menunjang pengambilan keputusan setiap saat.
a. Management Information System (MIS)
MIS yang digunakan pada Pizza Hut adalah Pizza Hut’s Field Management System yang menyediakan aplikasi yang dapat membantu store manager dalam business forecasting, inventory management dan human resources management. Aplikasi ini akan berupa suatu bentuk pelaporan yang selanjutnya digunakan oleh perusahaan dalam penentuan atau pengambilan keputusan pada sistem penunjang keputusan.
b. Decision Support Sistem (DSS)
DSS menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi manager end-user secara interaktif dengan menggunakan berbagai model analisis, simulasi dan lain sebagainya. Bagi Pizza Hut sendiri penggunaan DSS terlihat ketika setiap store manager dapat memonitor performance sistem secara langsung dan interaktif, juga dilengkapi dengan management tool analysis dalam menganalisa business forecasting dan manajemen persediaan.
Penggunaan sistem informasi berbasis komputer (Computer-Based Information System) yang digunakan oleh Pizza Hut untuk mendukung keseluruhan kegiatan perusahaan terlihat pada masing-masing bidang yakni:
Menunjang operasi bisnis dalam hal:
• Melayani transaksi penjualan
• Membantu dalam me-record pembelian pelanggan
• Melacak persediaan
• Membayar gaji karyawan
• Pembelian bahan baku
• Mengevaluasi trend penjualan atau sales performance lainnya
Menunjang Pembuatan Keputusan Manajerial (managerial decision making).
Dengan adanya aplikasi-aplikasi yang dapat digunakan dalam peramalan bisnis, manajemen persediaan dan juga manajemen sumber daya manusia, maka hal-hal tersebut dapat membantu manajer dalam membuat keputusan manajerial yang lebih baik serta memiliki strategic competitive advantage. Misalnya suatu pengambilan keputusan dalam hal pembelian bahan baku, apakah harus ditambah atau tidak dilanjutkan pembeliannya, dimana hal ini nantinya akan terkait dengan pengaturan persediaan sehingga pemborosan biaya tidak terjadi. Selain itu dengan adanya peramalan bisnis maka pihak manajerial dapat mengambil keputusan investasi apa yang memang dibutuhkan saat ini dan di masa yang akan datang.
Secara struktural, proses pembuatan keputusan manajerial terbagi atas beberapa tahap yaitu:
- Identify problems and opportunities
Dalam hal ini Pizza Hut menangkap kesempatan untuk melayani pangsa pasar baru yaitu internet user karena perubahan perilaku konsumen dari offline ke online.
- Help generate and evaluate decision alternative
Aktivitas operasional diterjemahkan ke dalam sistem otomatis, seperti yang dapat dilihat didalam website, pelanggan dapat memilih jenis topping yang disukai. Dengan mengetahui jenis topping yang digemari konsumen saat itu, maka hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara yang efektif dalam menganalisa keunggulan superior dari suatu produk.
- Select course of action and monitor its implementation
Setelah mengetahui dan menganalisa hal-hal startegis yang mampu menciptakan keunggulan bersaing, maka tahap yang ketiga yaitu menerapkannya pada perusahaan.
Menunjang Keunggulan Strategis (strategic advantage), diantaranya:
• Sistem informasi yang digunakan dapat mendukung misi perusahaan dalam hal 100% customer satisfaction.
• Melalui website-nya (www.pizzahut.com) konsumen dapat mengorder secara online atau mencari restoran Pizza Hut terdekat (dengan fasilitas layanan store finder) dan juga bisa mendapatkan kupon potongan harga secara gratis melalui situs tersebut. Halhal seperti ini dapat menarik pelanggan-pelanggan baru dan menjauhi pelanggan dari restoran kompetitor.
• Melalui sistem informasi, Pizza Hut dapat senantiasa melakukan diferensiasi produk melalui competitive recipes, sehingga dapat selalu melakukan perubahan rasa sesuai dengan perubahan selera pelanggan dan selalu memberikan terobosan baru terhadap terhadap produk-produk Pizza Hut.
• Melalui sistem informasi yang digunakan, maka dapat mempercepat delivery order dalam keadaan panas (fresh from the oven) dengan harga yang wajar (value priced application). Sehingga konsumen dapat langsung merasakan kenikmatan asli dari produk-produk yang ditawarkan oleh Pizza Hut dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama dengan harga yang cukup terjangkau.
• Sistem informasi POS sangat mudah digunakan untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional perusahaan (user friendly).
Prosedur Rancangan Sistem Pesan Tempat makan
Sistem aplikasi yang penulis buat ini tentunya memiliki beberapa prosedur
agar berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan. Prosedurnya sebagai berikut :
• Prosedur Pendaftaran
Dalam prosedur pendaftaran costumer dapat mendaftar atau registrasi dengan dua cara yaitu dengan cara registrasi online dan registrasi langsung ke Pizza Hutnya.
• Prosedur Pemesanan
Untuk prosedur pemesanan, yang di khususkan untuk sekarang hanya member saja, karena nanti pada saat membuka aplikasi Pesan Tempat WAP ini si pengguna wajib login apabila ingin melakukan pemesanan dan harus mengisi kolom user name dan password. User name dan password itu hanya dimiliki oleh member saja. Untuk menjadi member, costumer bisa langsung registrasi online ataupun datang langsung ke pizza hut nya. Setelah dapat login sebagai member maka proses pesan tempat dapat dilakukan dan pada hasil akhirnya member akan mendapatkan sebuah kode pesan yang nantinya bisa untuk mencocokan pada saat datang ke pizza hut nya.
• Prosedur Pembatalan
Dalam prosedur pembatalan secara otomatis apabila si member yang telah memesan tempat makan tidak datang 10 menit setelah jam pesan maka dianggap membatalkan pesan dan meja yang telah dipesan bisa aktif kembali statusnya sehingga bisa dipesan kembali oleh member yang lainnya.
• Prosedur Pembayaran
Untuk pembayaran member dapat langsung membayar pada saat datang atau sudah selesai menggunakan tempat makan tersebut (selesai makan).
• Prosedur Laporan
Untuk prosedur laporan maka petugas wajib melaporkan data - data transaksi itu kepada pemilik restoran dalam jangka tertentu dan secara rutinitas, agar pemilik restoran ini mengetahui transaksi - transaksi apa saja yang sudah terjadi.
DAFTAR PUSTAKA
Davis. B. Gordon. 2005. Sistem Informasi Manajemen 2. Edisi Revisi. Indonesia : PPM.
Anwar, 2003. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta : BP. IPWI
http://www.quickmba.com/strategy/value-chain/
Nugroho, A. I. 2000. http://indo-cyber.net/a1.php.
http://www.stmikmj.ac.id/sim1.htm